11 December 2012

Memanfaatkan Sampah Plastik Menjadi Kerajinan Tangan

Share on :


"Anak - anak... Pungutin sampah dulu sebelum masuk ya !!!"

Maka serentak anak - anak akan memasang muka Monyong-monyong seraya memunguti sampah yang berserakan dengan ekspresi yang tidak senang. Huft... Padahal itu kan sisa jajan mereka semua, ditambah sisa jajan Bapak Sama Ibu Guru sih sedikit ixixixixii...... *kemplang*
Padahal sudah ada jadwal bersih - bersih yang terpampang segede Tivi 21" di dalam kelas, namun tetap saja ada anak yang NGALEYET (translit : Nakal) bolos dari tugas.
Setiap Pagi saya beserta 10% anak - anak yang terbilang rajin, olweis rutin bersih - bersih halaman dan selokan yang selalu saja mampet gara - gara terlalu banyak sampah yang masuk ke dalamnya. Namun berselang 2 jam kemudian pasti sampah yang baru sudah cetar membahana badai berserakan dimana - mana lagi *gubrakkk*.
Berhubung hari ini adalah jadwal Ulangan Akhir Semester Mata Pelajaran Seni Budaya dan Keterampilan ( SBK ), tiba - tiba sekelebat mata meluncur ilham dari angkasa kekepala saya yang tumpul ini untuk memanfaatkan sampah - sampah yang tidak henti - hentinya beregenerasi di sekolah kami itu untuk dijadikan barang kesenian yang bisa dipajang dikelas *keluar bohlam di atas kepala* aha..... !!!!!!! *sambil ngacung*.
Berhubung bocah - bocah dikelas saya masih pada unyil - unyil, kemudian saya membagi mereka kedalam beberapa kelompok kecil agar tidak terlalu kesulitan.
"Yuk kita buat hiasan pintu dan jendela dari bekas gelas plastik" : cmiwwwwww !!

Bahan - bahan :
1. Gelas plastik bekas minuman sekelas AyeAye, Monti, de el el.
2. Pisau dan Gunting.
3. Jarum dan Benang.
4. Pemantik Api atau media lain yang bisa mengeluarkan api. bisa panggil si Jaka Tingting juga buat nyemburin api dari mulutnya. *Apasih!!*
5. Ketelitian biar gak luka *abaikan*

Cara Membuat hiasan pintu dan jendela dari bekas gelas plastik :
1. Gelas plastik bekas minuman dicuci bersih agar tidak tersisa bekas tanah apalagi kotoran didalamnya *kan ceritanya dapat hasil mungut dipinggir jalan* ahayyy... Jijay
2. Gelas plastik dipotong menjadi 2 bagian yang terdiri dari badan gelas dan cincin mulut gelas yang biasanya bertekstur agak keras dengan menggunakan pisau.



3. Badan gelas kemudian di gunting dengan pola mirip Kokoleceran (Translit : Baling - baling).
Usahakan pada sesi ini agar menggunting dengan hati - hati agar badan gelas tidak sobek.

 

4. Panaskan sebentar jarum yang sudah diikatkan pada benang, kemudian badan gelas dibentuk pola bunga dengan cincin mulut gelas terikat di masing masing sisi atas dan bawah badan gelas.
Tujuan si Jarum dipanaskan terlebih dahulu agar lebih mudah menembuh plastik yang keras..
 


5. Ulangi kembali dari mulai langkah 3 pada badan gelas yang lain secara sambung menyambung sesuai dengan ukuran panjang yang diingikan.

dan Taraaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaa........ !!!! ditempel deh dijendela kelas dan pintu masuk...

 
Oya... selain menggunakan jarum dan benang, langkah membentuk pola bunga juga bisa mengunakan media lain seperti dobeltip ataupun lem untuk menempelnya, kemungkinan besar bisa tapi saya belum coba ahihihiiiiiiiiiiiiiiiiiii getok....

Dan ternyata, selain meningkatkan kreatifitas anak juga membuat halaman depan sekolah kami bersih dari sampah - sampah yang berserakan *gelas bekas minuman doang bersih... yang lain teteeeeeeeepp* hahaha...

Yuk.. buat yang sudah punya anak ataupun adiknya masih pada kecil atau lagi senang - senangnya berekspolasi dengan mainan. Tidak ada salahnya berkreatifias dengan hal - hal yang sering tidak kita hiraukan seperti gelas minuman plastik ini.
Judul: Memanfaatkan Sampah Plastik Menjadi Kerajinan Tangan
Rating: 100% based on 99998 ratings. 5 user reviews.
Ditulis Oleh Dede Yusuf Iskandar
Posted by: GaraGaraGuru GaraGaraGuru, Updated at: 12:41 AM

8 comments:

  1. ini baru ilmu turun ke anak2.. :D

    ReplyDelete
  2. mengajarkan utk biasa membuang sampah di tempatnya memang harus terus menerus dan sejak dini.. kl udah dewasa tambah susah lagi di kasih taunya.. kegiatannya juga kreatif :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Seorang ibu muda seperti mba myra pasti lebih berpengalaman soal psikologis anak. Wah.... sepertinya saya harus belajar banyak dari sosok seperti mba myra, hehehe !!!

      Delete
  3. bagus tuh om... waktu sekolah suka bikin hiasan gantung pake botol plastik/pipet bekas :-)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hihihiiii.....

      sok atuh bernostalgia bikin kayak gituan lagi sekarang.... hehehe !!

      Delete
  4. Hasilnya memang bagus kok, bisa dijadikan hiasan kamar. Bisa dijadikan kap lampu untuk botol air mineralnya. Ada yang dibikin tas untuk kemasan bekas produk dll. Yang jelas dibutuhkan kreativitas untuk mengolah bahan-bahan ini.

    ReplyDelete
    Replies
    1. betul banget.... wah kayaknya anda ahlinya daur ulang sampah plastik ya.... minta diajarin ah... heheheheee

      Delete